Tahun Ini UPR Buka Jurusan Sawit

Dr Andrie Elia Embang SE MSi

PALANGKA RAYA – Besarnya potensi perkebunan kelapa sawit di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), tentu harus dimanfaatkan semua pihak khususnya masyarakat lokal, agar ikut menikmati hasilnya.

Guna meningkatkan sumber daya manusia (SDM) setempat dalam pengembangan industri kelapa sawit, Universitas Palangka Raya (UPR) sebagai kampus terbesar dan tertua di Kalteng, pada 2019 ini mulai membuka Jurusan Sawit pada Fakultas Pertanian.

“Tahun ini (2019), kita sudah mulai menerima mahasiswanya. Dan untuk mendukung itu, kita juga sudah meresmikan pusat penelitian sawit di LPPM beberapa waktu lalu,” tukas Rektor UPR Dr Andrie Elia SE MSi, kemarin.

Menurutnya, hasil produksi kelapa sawit tidak hanya menghasilkan CPO (Crude Palm Oil). Namun, ada sekitar ratusan macam produk turunan yang dapat dihasilkan dari kelapa sawit.

“Nah, UPR akan mengembangkan sesuai dengan kemampuan sumber daya yang ada. Kalau pertambangan batubara saja, itu bisa habis. Berbeda dengan sawit yang bisa diremajakan kembali,” tambahnya.

Ketua Harian DAD Kalteng ini melanjutkan, pada Jurusan Sawit, nantinya akan dikembangkan menjadi beberapa program studi (prodi) di dalamnya. Tetapi untuk angkatan pertama, yang dibuka baru Prodi Budidaya Sawit.

Sementara untuk menyerap mahasiswanya, nanti UPR akan melakukan kerja sama dengan Perusahaan Besar Swasta bidang kelapa sawit.

“Jadi yang kita ciptakan adalah mahasiswa yang berbasis sumber daya, yang keunggulan komperatifnya ada di Kalteng,” tutup Andrie Elia. (IL/redaksi)

Berita Terkait