UPR Ajukan Anggaran Peningkatan Sarpras Rp1,3 Triliun

Rektor UPR DR Andrie Elia Embang SE MSi.

PALANGKA RAYA – Pengembangan sarana dan prasarana lingkungan kampus Universitas Palangka Raya (UPR) menjadi fokus yang akan dilaksanakan. Namun pengembangan, tidak menggangu anggaran yang dimiliki sekarang. Tetapi, anggaran dicarikan melalui pengajuan proposal, ke Kementerian Riset, Tekonologi dan Perguruan Tinggi.

Rektor UPR DR Andrie Elia Embang SE MSi memastikan, telah membicarakan peningkatan sarana, dan prasarana lingkungan kampus dengan Menteri Ristekdikti DR M Nasir. Intinya Menteri merespon dengan baik, rencana tersebut. Bahkan UPR akan mengajukan anggaran Rp1,3 triliub, untuk rencana pengembangan Sarpras.

“Saya sudah bertemu Menteri. Beliau respon dengan baik. Kita diminta mengajukan proposal,” tegas Andrie, Jumat (08/03/2019).

Dijelaskan Andrie, persoalan yang dihadapi UPR, sampai sekarang belum pernah mengajukan anggaran peningkatan Sarpras. Padahal perguruan tinggi lainnya, sudah mendapatkan bantuan dana tersebut. Bahkan ada perguruan tinggi yang mendapatkan bantuan dana Sarpras hingga Rp800 miliar.

Melihat kondisi tersebut, jelas Andrie, pihaknya mencoba berkomunikasi dengan Menristekdikti. Akhirnya direspon dengan baik. Apalagi dalam 56 tahun terakhir, hampir tidak ada kucuran dana pengembangan Sarpras. Akibatnya Sarprasbyang dimiliki UPR, mengalami ketertinggalan.

“Itu yang kita mau kejar. Mudahan perlahan hingga tahun 2020, Sarpras di UPR bisa terpenuhi. Jadi kita bisa mempunyai daya saing yang bagus,” tegas Andrie.(redaksi)

Berita Terkait