UPR dan UNTIRTA Teken MOU

Rektor UPR Dr. Andrie Elia dan Rektor UNTIRTA Prof. H. Fatah Sulaiman melakukan penandatangan MOU kerja sama.

Uprjayaraya.com
Palangka Raya,
Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) DR. Andrie Elia S.E.,M.Si melakukan kunjungan ke Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA) pada Jumat (26/02/2021).

Didampingi Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Salampak Dohong bersama Ketua Sistem Pengendalian Intern (SPI) DR Petrus MP, Suwandy S.E dari Umum Hukum Tata Laksana dan Barang Milik Negara (UHTBMN) dan Kusnida Indrajaya selaku Kepala Sekretariat Rektor serta beberapa staf Humas Protokol UPR.

Kunjungan tersebut dalam rangka penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Universitas Sultan Ageng Tirtayasa dan Universitas Palangka Raya (UPR) di ruang rapat besar Rektor UNTIRTA.

Dalam pesan WA pribadinya, Dr. Andrie Elia mengatakan bahwa maksud dan tujuan dibuatnya perjanjian kerja sama antara UPR dan UNTIRTA adalah guna memanfaatkan sumberdaya bersama sebagai upaya memperkuat kemampuan dalam penulisan proposal hibah PHLN/LOAN Universitas Palangka Raya.

“Melalui kerjasama yang sudah di sepakati bersama, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa memberikan pendampingan kepada UPR dalam penulisan proposal hibah PHLN/LOAN Universitas Palangka Raya,” tulisnya.

Rektor juga menyampaikan ucapan Terima kasihnya kepada Rektor UNTIRTA, Prof. H. Fatah Sulaiman beserta jajarannya, yang telah menerima dengan hangat kunjungan UPR.

“Beliau (Prof Fatah Sulaiman) menyampaikan bahwa MoU antara UPR dan UNTIRTA sebagai bentuk sinergitas antar kedua institusi pendidikan tinggi Negeri,” katanya.

Dalam sambutan Rektor Dr. Andrie Elia, menyampaikan tentang profil UPR kemudian berbagai capaian dan target besar kedepan yang ingin UPR capai. Termasuk juga agenda kerjasama (MoU) antara UPR dan UNTIRTA yang merupakan bentuk sinergitas dan kolaborasi untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan pihaknya dalam menulis Proposal PHLN/LOAN di Universitas Palangka Raya.

“Kami berharap dapat menghasilkan output yang baik untuk kedua belah pihak,” ujarnya.

Untuk diketahui dalam Program Permata Sari Kampus Merdeka Merdeka Belajar (MBKM), ada tujuh orang mahasiswa UNTIRTA yang sekarang berkuliah di UPR.

Mahasiswa tersebut mengambil mata kuliah di prodi Agroteknologi Fakultas Pertanian UPR. Dalam kesempatan tersebut Rektor UPR memberikan BodyBag kepada Rektor UNTIRTA, para Wakil Rektor dan jajaran pimpinan kampus UNTIRTA.

Salah satu hal yang menarik diberikan oleh UPR adalah madu kelulut. Madu hasil produksi Fakultas Pertanian UPR dari lebah bukan penyengat. Madu tersebut menghasilkan cita rasa yang berbeda serta memiliki banyak manfaat bagi kesehatan diantaranya anti Bakteri dan anti Peradangan serta berkhasiat bagi Kesehatan tubuh apalagi di masa pandemi Covid-19. (Rul)

Berita Terkait