UPR Gelar Registrasi Offline. Wawancara Mahasiswa Baru Melalui Tangkapan Video Jaringan.

Foto Rul
Kuliah online – Ditengah menjalankan tugasnya sebagai Rektor, Dr Andrie Elia juga tetap memberikan kuliah kepada mahasiswanya melalui daring

 

Uprjayaraya.com
Palangka Raya,
Tidak semua mahasiswa baru yang mendaftar ke UPR menguasai teknologi. Untuk melakukan registrasi melalui online, kerap pelajar lulusan SMA yang diterima masuk UPR, belum mengerti mekanisme yang diberlakukan.

Untuk memfasilitasi hal tersebut, UPR memberlakukan mekanisme registrasi secara offline. Walau demikian, UPR tetap mengedepankan protokol kesehatan.
Salah satunya, menyediakan fasilitas dan membuat jadwal agar dalam melakukan registrasi offline tidak menyebabkan penumpukan massa.

“Kita tetap memberikan pelayanan yang prima. Dalam rangka mempermudah proses registrasi mahasiswa/i UPR melaksanakan registrasi secara offline. Ada mekanisme yang diatur dalam registrasi ini, terutama terkait protokol kesehatan. Kemudian juga jumlah dan waktu diatur,” kata Rektor Andrie Elia saat dikonfirmasi melalui pesan WA, Jumat (09/10/2020).

Mekanisme khusus yang dilakukan yakni, ditetapkan nomor urut kepada mahasiwa yang hendak meregistrasi dihari tertentu. Wajib menggunakan masker. Dan saat sesi wawancara dilakukan melalui rekaman video dari sistem yang disediakan.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada anak-anak ku mahasiswa/i yang telah melakukan wawancara melalui video menggunakan jaringan LAN atau offline. Meski kita melakukan registrasi offline, kita harus taat protokol kesehatan,” katanya.

Disampaikannya, di tengah kondisi pandemi Covid-19 dan adanya aturan terkait protokol kesehatan, tidak semua prosedur pelayanan administrasi bisa dilakukan secara daring.

“Ada beberapa urusan harus tatap muka namun harus mematuhi protokol kesehatan. Selain itu, masih ada yang belum paham menggunakan teknologi. Seperti masyarakat di daerah pedalaman, pelosok dan belum terjamah kemajuan teknologi,” kata Rektor.

Diakhir rektor menegaskan, kedepannya sistem perkuliahan di UPR akan mengkombinasi perkuliahan sistem online dan offline. Rencananya dalam satu minggu akan ada beberap hari perkulihaan tatap muka, namun akan dibatasi jumlah mahasiswa dan dipotong jam perkuliahan. Akan ada protokol yang diberlakukan saat kuliah tatap muka.

“Namun itu masih kita kaji dahulu. Bagaimana melaksanakan kuliah tatap muka dan tetap mengedepankan protokol kesehatan dalam menjalankan kebiasaan kehidupan sosial baru,” tutupnya. (Rul)

Berita Terkait