UPR Mulai Terapkan Aplikasi SIAP

Ketua Panitia Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Digitalisasi Tata Persuratan dan Naskah Dinas di lingkup UPT Suwandy SE menjelaskan secara singkat mengenai aplikasi SIAP, yang akan segera diterapkan di UPR, Sabtu (16/11/2019).

PALANGKA RAYA – Untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas kerja pelaksanaan tugas pokok sehari-hari, Universitas Palangka Raya (UPR) mulai menerapkan aplikasi Sistem Informasi Arsip dan Persuratan (SIAP) berbasis online.

Untuk mempermudah penggunaan aplikasi tersebut, UPR melaksanakan sosialisasi dan bimbingan teknis tata persuratan dan naskah dinas di lingkup UPR, Sabtu (16/11/2019).

Kegiatan tersebut dihadiri 34 orang, terdiri dari semua kepala sub bagian yang membidangi umum dan keuangan, staf masing-masing fakultas, lembaga, UPT dan biro.

“Kegiatan ini dilaksanakan selam dua hari, mulai Sabtu (16/11/2019) hingga Minggu (17/11/2019) di Hotel Neo Palangka Raya,” kata Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan, Suwandy SE.

Narasumber kegiatan ini yakni Kepala Bagian Pengelolaan Data dan Informasi, Arsip Negara Republik Indonesia Irwanto Eko Saputro ST MSi.

“Kami berharap melalui kegiatan ini menjadi awal penataan arsip yang terintegrasi di Universitas Palangka Raya,” sebutnya.

Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan UPR Dr H Suriansyah Muhaini SH MH menjelaskan, dengan adanya aplikasi ini diharapkan memudahkan dalam surat menyurat. Sehingga seorang pejabat bisa memberi respon cepat dan mengurangi masalah yang sering terjadi. Misalnya, pemborosan kertas, waktu dan biaya.

“Kemudian, memudahkan pelacakan dokumen palsu yang merugikan sosialisasi Universitas Palangka Raya khususnya,” kata dia.

Tahap awal, kata Suriansyah, penggunaan aplikasi ini lebih memfokuskan hanya pada pencatatan surat masuk dan surat keluar. Ke depannya diharapkan pengunaan aplikasi ini bisa maksimal dan dikembangkan lagi dengan penambahkan fitur dan fungsi yang mutakhir. Sehingga terciptanya tata persuratan yang akuntabel.

“Selanjutnya tepat sasaran, keamanan data lebih terjamin, adil/tidak diskriminatif, transparan sesuai kebutuhan organisasi di lingkup Universitas Palangka Raya,” kata dia. (yfd/red)

Berita Terkait