UPR Terus Berjibaku, Wujudkan Kampus Merdeka, Merdeka Belajar

Uprjayaraya.com

Palangka Raya,

Universitas Palangka Raya sebagai Perguruan Tinggi negeri dan terbesar di Kalimantan Tengah berkomitmen mendorong proses pembelajaran di PT yang semakin otonom dan fleksibel, dan menciptakan kultur budaya belajar yang inovatif, tidak mengekang sesuai dengan kebutuhan serta link and match dengan dunia kerja, hal ini sesuai dengan tujuan utama dari kebijakan nasional merdeka belajar-kampus merdeka.

Hal tersebut disampaikan oleh Rektor Universitas Palangka Raya Dr. Andrie Elia, S.E., M.Si dalam kegiatan simposium Dayak Bercerita “65 Tahun Diribaan Bangsa Indonesia” yang dilaksanakan oleh Forum Pemuda Kalteng (FORPEKA) melalui media virtual zoom meeting, Minggu 16 Agustus 2020.

Andrie Elia menyampaikan bahwa UPR mendukung dan mengupayakan agar terwujudnya kebijakan nasional merdeka belajar-kampus merdeka yang dalam praktek melakukan delapan jenis kegiatan pembelajaran diantaranya adalah magang/praktik indsutri, proyek didesa, pertukaran pelajar, penelitian/riset, wirausaha, studi/proyek independen, proyek kemanusiaan dan mengajar disekolah.

“UPR hari ini sedang membangun dan mengembangkan Universitas Palangka Raya agar dapat turut mengimplementasi kebijakan Nasional merdeka-belajar, kampus-merdeka yang dicanangkan pemerintah, sekarang kita sedang berjuang dan berjibaku dengan waktu untuk membangun dan mengembangkan UPR untuk mewujudkan Pendidikan Kalteng yang baik dan berdaya saing” ungkap Ketua KAGAMA Kalteng tersebut.

Ia menilai bahwa untuk memajukan Dayak dan Kalimantan Tengah bahkan Indonesia, pendidikan adalah leading sektor, maka pihak nya terus mendorong agar seluruh generasi muda Dayak dapat menempuh pendidikan setinggi-tingginya nya, Dayak menurutnya harus berpikir global dan bertindak lokal. Harus berpikir besar untuk memberikan karya-karya konkrit bagi Kalteng dan Dayak.(Novia)

Berita Terkait