UPR Usulkan Aset Nilai Rusunawa Dipindahkan UPR Ajukan Perbaikan Aset

Uprjayaraya.com
PALANGKA RAYA,
Gedung asrama Rusunawa UPR hingga saat ini memang tidak dioperasikan. Pasalnya, bangunan tiga lantai tersebut tidak memiliki studi kelayakan saat proses pembangunan. Kini bangunan tersebut dalam kondisi tidak layak digunakan dan terlantar.

Rektor UPR, Dr Andrie Elia ke pads awak media menyampaikan bahwa gedung tersebut akan dirobohkan, namun terlebih dahulu UPR akan mengusulkan kepada pemerintah pusat.

“Rusunawa itu tidak ada study kelayakan. Selain itu berdiri di jalur hijau. UPR sebenarnya sudah mengajukan ke Pemerintah Pusat, agar bangunan yang sudah tidak layak pakai itu agar diperbaiki, namun belum mendapat jawaban,” ucapnya belum lama ini.

Namun menurut Rektor, Rusunawa tersebut sebaiknya di robohkan saja, kemudian dibangun kembali namun di lokasi yang memenuhi syarat untuk mendapatkan ijin kelayakan. Selain itu, Rusunawa belum memiliki IMB dari Pemerintah Kota.

“Kalau bisa dirobohkan dulu baru dikaji kembali. Kami sebenarnya mau memfungsikan bangunan itu sebagai asrama, namun karena tidak ada uji kelayakannya. Bahkan belum ada IMBnya, pemerintah kota tidak mau memberikan ijin, karena berdiri di jalur hijau,” katanya.

Rektor juga menyampaikan, pihaknya juga telah melayangkan surat ke Kementrian yakni Kemendikbud agar nilai aset bangunan Rusunawa diputuskan kemudian dipindahkan ke ketempat lain. (Rul)

Berita Terkait