BEM UPR Tolak Pemasangan APK di Lingkungan Kampus

Ini salah satu APK caleg yang terpasang di Jalan B Koetin lingkup kampus Universitas Palangka Raya.

PALANGKA RAYA – Badan Eksekutif Mahasiswa, Universitas Palangka Raya (BEM UPR) membuat petisi khusus. Inti petisi itu adalah menolak adanya pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) di lingkungan kampus UPR.

“BEM UPR melakukan aksi dengan membuat petisi. Bahwasanya, menolak ada pemasangan APK di lingkungan kampus,” tegas Presiden BEM UPR Karuna Mardiansyah, Sabtu (30/3/2019).

Itu dilakukan, karena BEM UPR melihat ada beberapa calon anggota legislatif (caleg) memasang APK di sepanjang Jalan B Koetin, yang notabene masih masuk dalam lingkungan kampus UPR.

Keberadaan APK caleg di lingkungan Kampus UPR ini diprotes kalangan mahasiswa setempat.

“Kami selaku mahasiswa merasa geram dengan caleg-caleg atau tim kampanyenya. Mereka seharusnya tahu, di lingkup pendidikan dilarang melakukan kampanye dalam bentuk apapun,” ungkapnya.

Putera asli Kabupaten Seruyan ini, menambahkan, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan salah satu anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Palangka Raya.

“Terkait hal itu, kami Senin (1/4/2019) nanti akan melayangkan laporan resmi ke Bawaslu. Kami ingin lingkungan kampus bersih dari APK,” tutup Karuna. (il/red)

Berita Terkait