Dana Desa 2019 Capai Rp1,3 Triliun Lebih

Drs H Sapto Nugroho

PALANGKA RAYA – Dana Desa di Provinsi Kalteng pada tahun 2019 ini mencapai Rp1.347 triliun. Dana tersebut disalurkan ke 1.433 desa se-Kalteng. Di mana masing-masing desa rata-rata akan menerima Anggaran Dana Desa (ADD) sebesar Rp1 miliar.

Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran melalui Pelaksana Harian (Plh) Sekda Kalteng Drs H Sapto Nugroho mengatakan, melalui ADD 2019 Kepala Desa (Kades) diharap dapat memaksimalkan penggunaan anggaran yang mencapai hampir Rp1 miliar per desa, untuk kepentingan desa dan menyejahterakan masyarakat desa.

“Dengan dana sebesar itu, Kades harus lebih ekstra memanfaatkan dana tersebut. Terutama terkait infrastruktur ataupun sarana dan prasarana di desa,” tukasnya.

Dia juga mengutarakan, pembangunan desa merupakan agenda pembangunan nasional yang tercantum dalam Nawacita Presiden RI. Selain itu, hal yang sama juga tertuang dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) 2015-2019.

“Ya kita dapat dana sebesar itu dari anggaran Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi tahun 2019. Dana itu seluruhnya sebesar Rp70 triliun, dan disebar ke 74.910 desa yang ada di seluruh Indonesia,” imbuh Sapto Nugroho.

Dengan besarnya alokasi ADD pada 2019, kata Plh Sekda Kalteng, tentu sangat diperlukan pengawasan dan pengawalan yang lebih intensif dari pihak-pihak terkait. Itu perlu dilakukan, guna memberi keyakinan yang lebih jika dana desa telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.(il/redaksi)

Berita Terkait