GIBEI UPR Gelar Sekolah Pasar Modal Akbar

Peserta Sekolah Pasar Modal Akbar GIBEI UPR bekerja sama dengan Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia Kalteng dan PT Phintraco Sekuritas Palangka Raya di Aula Rahan, Rektorat UPR, Sabtu (6/4/2019) lalu.

PALANGKA RAYA – Sekolah Pasar Modal Akbar (SPM Akbar) dinilai sangat penting untuk diketahui dan dipahami. Karena dari SPM ini, akan lebih diketahui tentang investasi saham dan teori pemilihan saham untuk diinvestasikan.

SPM Akbar ini dilaksanakan oleh Galeri Investasi Bursa Efek Indonesia Universitas Palangka Raya (GIBEI UPR) bersama Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia Kalimantan Tengah (Kalteng) dan PT Phintraco Sekuritas Palangka Raya di Aula Rahan, Rektorat UPR pada Sabtu (6/4/2019) lalu.

Data yang dihimpun, GIBEI UPR selalu berkomitmen untuk dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat khususnya di Kalteng, terhadap pentingnya investasi di Pasar Modal Indonesia. Caranya, GIBEI UPR aktif mendukung program-program yang dilaksanakan oleh Bursa Efek Indonesia, salah satunya dengan mengadakan SPM.

Selain bertujuan menjalankan program dari GIBEI UPR, kegiatan ini juga untuk meningkatkan jumlah investor Pasar Modal di Kalteng. Hal ini dalam rangka mewujudkan Pasar Modal Indonesia yang didominasi oleh investor domestik.

Menurut Direktur GIBEI UPR, Dr Fitria Husnatarina SE MSi, ini pertama kalinya GIBEI UPR mengadakan SPM skala besar yaitu dengan jumlah peserta lebih dari 130 orang. SPM Akbar ini juga merupakan rangkaian dari kegiatan Investment Celebration Week 2019 untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-3 GIBEI UPR. Kegiatan Investment Celebration Week 2019 ini mengambil tema “How To Become Succesful Millenial Investor”.

Dalam kegiatan ini juga diadakan berbagai perlombaan, Stocklab Competition yang bisa diikuti oleh siswa-siswi SMA/SMK/sederajat, dan Borneo Online Trading Competition. Sedangkan pada acara puncak akan diadakan Seminar Nasional Pasar Modal.

“SPM merupakan wahana edukasi tentang investasi saham dan teori pemilihan saham untuk diinvestasikan serta untuk meningkatkan awareness bahwa investasi saham itu mudah dan terjangkau kepada para calon investor,” jelas Fitria.

Sehingga, lanjutnya, dengan adanya SPM ini diharapkan dapat merubah paradigma masyarakat yang awalnya hanya gemar menabung di Bank menjadi gemar berinvestasi di Pasar Modal Indonesia.

Di kesempatan sama, Ketua KSPM UPR, Niken Angelica Sativa menyampaikan bahwa setelah SPM Akbar ini selesai, para peserta tidak akan dilepas begitu saja. Tetapi akan dibuatkan kelas-kelas khusus yang akan membantu mereka untuk lebih mendalami praktik di Pasar Modal.

“Kami juga berharap agar para peserta SPM Akbar ini dapat menjadi influencer Pasar Modal baru, yaitu dengan cara menyampaikan ke kerabat atau teman mereka mengenai pentingnya investasi di Pasar Modal Indonesia,” kata Niken.(mz/red)

Berita Terkait