Kongres PGRI Digelar Minggu Pertama Juli

PGRI Kalteng Bawa Misi Khusus

Dr H Suriansyah Murhaimi SH MH

PALANGKA RAYA – Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Kalteng beserta PGRI kabupaten dan kota, rencananya akan mengikuti Kongres PGRI yang dijadwalkan pada 4-7 Juli 2019 nanti di Jakarta.

Ketua PGRI Provinsi Kalteng, Dr H Suriansyah Murhaimi SH MH mengungkapkan, dalam kongres lima tahunan itu, akan disampaikan pertanggungjawaban Pengurus Besar PGRI selama lima tahun, pembuatan program kerja (progja) ke depan, pembahasan AD ART, dan pemilihan ketua yang baru.

“PGRI Kalteng dalam keikutsertaan pada Kongres PGRI ini, juga membawa misi khusus yang akan diusulkan kepada pemerintah,” kata Suriansyah kepada uprjayaraya.com di Palangka Raya, akhir pekan kemarin.

Misi pertama, ungkapnya, PGRI Kalteng ingin agar PGRI adalah satu-satunya organisasi profesi guru di Indonesia. Karena PGRI ini lahir 100 hari setelah Indonesia merdeka dan sudah menjadi mitra pemerintah. Sayangnya selama ini, pemerintah masih enggan mengakui PGRI satu-satunya organisasi profesi guru, karena masih ada organisasi guru yang lainnya. Sehingga guru-guru di Indonesia jadi terpecah-pecah dalam organisasinya masing-masing.

“Keinginan ini bukan karena ingin menyeragamkan semua, tapi agar mengaturnya lebih mudah,” katanya.

Kemudian, lanjut Suriansyah, PGRI Kalteng masih melihat bahwa Ketua Umum PB PGRI sekarang, Prof Dr Unifah Rosyidi MPd, masih layak untuk dipilih kembali. Karena selama ini kelihatan sekali kinerjanya dalam memajukan PGRI. Salah satunya PGRI kini berhasil mempunyai gedung guru yang representatif di Jakarta. Ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi para guru.

“Selanjutnya, masih banyak lagi upaya pembenahan yang berhasil dilakukan selama menjabat sebagai Ketua Umum PB PGRI. Sehingga beliau masih layak untuk dipilih kembali,” imbuh Surianyah yang juga Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Universitas Palangka Raya ini.(mz/red)

Berita Terkait