Pembentukan Karakter Generasi Bangsa Melalui PAUD

Ketua Dharma Wanita Persatuan UPR, Ny Riap Susilawaty (kaos putih) saat mendampingi Rektor UPR Dr Andrie Elia meninjau pameran kegiatan mahasiswa KKN-T UPR di Desa Buntoi, Kabupaten Pulang Pisau, pekan kemarin.

 

PALANGKA RAYA – Ketua Dharma Wanita Persatuan, Universitas Palangka Raya (UPR) Riap Susilawaty Andrie Elia, menegaskan, pembentukan karakter para generasi penerus sangat baik melalui Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

“Kita bersyukur sekarang ada pendidikan PAUD. Bahkan pemerintah, sudah memprogramkan kalau bisa satu desa minimal satu PAUD,” tutur Riap Susilawaty Andrie Elia kepada uprjayaraya.com di sela-sela mendampingi Rektor UPR Dr Andrie Elia meninjau pameran kegiatan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik UPR di Desa Buntoi, Kabupaten Pulang Pisau, pekan kemarin.

Menurutnya, program PAUD harus ditingkatkan. Karena membentuk karakter anak sangat mudah jika dilakukan sejak usia dini.

Akan tetapi, lanjutnya, ada satu pendidikan yang harus dikembalikan, yaitu pendidikan Muatan Lokal. Sebaiknya, muatan lokal khususnya di Kalteng, perlu dimulai sejak pendidikan dasar.

“Melalui muatan lokal inilah kearifan lokal warisan leluhur akan terjaga. Apalagi di era revolusi industri sekarang ini, banyak budaya luar yang masuk. Sehingga dikhawatirkan, kearifan lokal itu akan sirna,” ungkapnya.

Di sisi lain, Riap Susilawaty juga mengapresiasi pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) UPR yang salah satunya mengangkat tema PAUD. Hal itu akan sangat membantu pemerintah dalam mewujudkan Program Satu Desa Satu PAUD di Bumi Tambun Bungai ini. (il/red)

Berita Terkait