Penyusunan RKPD Harus Perhatikan Aturan

H. Sugianto Sabran

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H Sugianto Sabran menginstruksikan agar dalam penyusunan rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2020 harus memerhatikan aturan. Utamanya, memastikan program-program yang dimasukkan dalam anggaran belanja adalah program  yang bermanfaat.

Instruksi Gubernur tersebut disampaikan melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Kalteng, Fahrizal Fitri, ketika membuka kegiatan Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Kalteng Tahun 2020 di Palangka Raya, Kamis (28/2/2019).

RKPD tahun 2020 merupakan penjabaran tahun keempat pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kalteng 2016-2021. Semua tahapan penyusunannya harus memerhatikan skala prioritas.

“Hal ini mengisyaratkan bahwa pencapaian prioritas pembangunan provinsi memerlukan adanya koordinasi dari seluruh pemangku kepentingan, melalui pengintegrasian prioritas program,” jelasnya.

Diingatkan Gubernur, bahwa sinkronisasi dan sinergitas antarsektor serta antarwilayah dalam proses pembangunan sangat diperlukan. Mengingat, hal itu dilakukan dalam rangka melayani kepentingan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut harus dimulai dari proses penyusunan dokumen perencanaan pembangunan dalam bentuk RKPD.

Di sisi lain jika mengacu pada arah RPJMD 2016-2021, program pembangunan dalam RKPD 2020 menekankan pemantapan struktur ekonomi melalui optimalisasi investasi dan peningkatan nilai tambah ekonomi produk unggulan daerah. Selain itu, sasaran dan target pembangunan 2020, sudah ditetapkan dalam RPJMD.

“Sasaran dimaksud, di antaranya pertumbuhan ekonomi sebesar 7 persen, laju inflasi 4,1-4,2 persen, angka kemiskinan 4,5 persen, tingkat pengangguran terbuka 4 persen, serta Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 71,60,” papar Gubernur. (redaksi)

Berita Terkait