Pusat Harus Gelontorkan Dana Besar

Terkait Rencana Pemindahan Ibu Kota Pemerintahan RI ke Kalteng

Salah satu ruas badan jalan penghubung antar Kecamatan di Kabupaten Katingan yang kondisinya masih memprihatinkan.

KASONGAN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berusaha keras memperjuangkan Bumi Tambun Bungai sebagai wilayah berlabuhnya pemindahan Ibu Kota Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Wakil Ketua II DPRD Katingan, Alfujiansyah mengatakan, dibutuhkan yang besar untuk mempersiapkan kelayakan tempat ibu kota negara. Katingan sebagai salah satu wilayah yang masuk dalam ibu kota butuh banyak persiapan untuk dijadikan salah satu dari bagian segitiga emas. Terutama menyangkut masalah infrastruktur jalan.

Persiapan harus matang ditempuh terutama menyangkut anggaran. Pasalnya, kata dia, membuka wilayah ibu kota baru dan besar perubahannya tidak mudah. Pemindahan ibu kota diharapkan adanya kucuran anggaran dari pusat. Terutama menyangkut masalah infrastruktur yang perlu pembenahan.

“Anggaran daerah tidak mencukupi untuk membenahi jalan antar desa, kecamatan hinhha ke kabupaten. APBD Katingan, Kota Palangka Raya dan Gumas tidak seberapa. Kalau ingin cepat harus ada dana besar turun dari pusat,” ujar Alfujiansyah, Kamis (27/6/2019).

Kondisi saat ini, kata dia, jalan darat antar kecamatan belum semua wilayah terhubung. Seperti di wilayah Kecamatan Mendawai dan Katingan Kuala. Ada juga puluhan desa yang masih mengandalkan jalur sungai di Kecamatan Katingan Hulu, Bukit Raya dan Petak Malai.

“Besaran dana untuk mempersiapkan Katingan sebagai Ibu Kota Negara memang harus dengan data yang diperkuat peninjauan Tim Ahli di lapangan. Namun sudah pasti mencapai triliunan,” tutupnya. (yfd/red)

Berita Terkait