Pusat Masih Perlu Data dan Fakta Riil

Pemprov Gelar Rapat Persiapan Pemindahan Ibu Kota Negara

Gubernur Kalteng Sugianto Sabran berfoto bersama sejumlah kepala daerah dan pejabat usai rapat pembahasan kesiapan rencana pemindahan ibu kota pemerintahan negara, Selasa (25/6/2019).

PALANGKA RAYA – Jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) secara serius membahas rencana pemindahan Ibu Kota Pemerintahan Republik Indonesia (RI), yang salah satu alternatif lokasinya adalah di wilayah Provinsi Kalteng.

Rapat yang diselenggarakan di Aula Eka Hapakat, Kantor Gubernur Kalteng, Selasa (25/6/2019) ini, dipimpin Gubernur H Sugianto Sabran, dihadiri Wakil Wali Kota Palangka Raya Umi Mastikah, Bupati Katingan Sakariyas, Bupati Gunung Mas Jaya S Monong, Rektor Universitas Palangka Raya Dr Andrie Elia SE MSi dan sejumlah pejabat penting lainnya.

Gubernur Kalteng berharap, kegiatan tersebut dapat menghasilkan data dan fakta terkait kesiapan Provinsi Kalteng menjadi salah satu daerah yang digadang-gadangkan sebagai lokasi pemindahan Ibu Kota Pemerintahan Negara. Sebab, data dan fakta yang riil sangat dibutuhkan oleh pemerintah pusat.

“Data yang akurat dan fakta harus dipersiapkan dengan baik tentang lokasi pemindahan ibu kota tersebut,” kata Sugianto Sabran.

Diketahui, Pemerintah Provinsi Kalteng telah menyediakan lahan untuk lokasi Ibu Kota Pemerintahan RI ke Bumi Tambun Bungai ini. Lokasi dimaksud disebut Segi Tiga Emas.

Lokasi lahan yang disediakan berada di wilayah Kota Palangka Raya, Kabupaten Katingan dan Gunung Mas. Luas lahannya mencapai 300 ribu hektar. (yfd/red)

Berita Terkait