SDI Kalteng Berbagi di Hari Kemerdekaan

Ketua SDI Solidaritas Kalteng Melisa didampingi sejumlah Anggota menyerahkan bantuan berupa sembako kepada seorang warga Lansia di Desa Telangkah, Kecamatan Katingan Hilir, Kabupaten Katingan, Sabtu (17/8/2019) siang.

KASONGAN – Komunitas Sahabat Dumai Immortal (SDI) Solidaritas Kalteng kembali menjalankan program peduli sosial pada momentum Hari Kemerdekaan. Komunitas ini menyalurkan bantuan kepada warga lanjut usia (Lansia) dan penderita cacat permanen pada puncak peringatan HUT NKRI, Sabtu 17 Agustus 2019.

Bantuan berupa bahan kebutuhan pokok diserahkan kepada warga Jalan Kenangan bernama Ngeneng (65 th) yang hidup seorang diri dengan berjualan pisang. Kemudian bantuan disalurkan kepada Bilem (80 th) seorang Lansia warga Desa Telangkah.

Kemudian, bantuan sosial diberikan kepada Ahmad Upin (50 th) dan Priska Ramadhayanti (15 th). Kedua warga Desa Telangkah itu menderita cacat fisik dan cacat mental sejak lahir. Berbicara pun tidak mampu apalagi berjalan.

Ketua SDI Solidaritas Kalteng, Melisa mengatakan, momentum Hari Kemerdekaan menjadi wadah bagi komunitas yang menggaungkan nilai positif dalam berbagai hal untuk membantu dan mewujudkan rasa peduli sosial kepada yang sangat membutuhkan uluran tangan.

Sembako tersebut bersumber dari hasil penggalangan dana secara swadaya. Dana dikumpulkan dengan mengerahkan anggota komunitas diganti komunitas DOT (Doa Orang Tua) berjalan mengumpulkan sumbangan dari para donator.

“Kegiatan sosial ini bisa berjalan atas kerja sama dan kesolidan teman-teman. Sehingga kami bisa menjalankan program sosial dengan lancar,” ujar Melisa di Kasongan, Minggu (18/8).

Puluhan kegiatan bantuan sosial sudah dilaksanakan komunitas. Mereka menjalankan aksi sosial dengan berdikari, tidak pernah meminta bantuan kepada Pemerintah Daerah Katingan, Pemerintah Provinsi Kalteng apalagi Pemerintah Pusat.

“Segala kegiatan sosial SDI Solidaritas dijalankan tanpa ada unsur politik, kami independen. Niat kami murni untuk membantu warga yang sangat membutuhkan bantuan. Dan posisi kami hanya sebagai wadah untuk menyalurkan bantuan dari para donatur,” jelasnya.

Melisa berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan para penerima untuk dapat meringankan beban hidup. “Nilai bantuan ini tidak besar, namun inilah yang dapat kami upayakan semoga bermanfaat,” imbuhnya.

Ngeneng salah seorang penerima bantuan sosial mengucapkan terima kasih yang tak terhingga atas sembako yang diberikan kepadanya.

“Bantuan ini sangat berarti bagi saya. Semoga SDI Solidaritas semakin aktif dan dilancarkan dalam menjalankan program kegiatan. Sehingga memberikan manfaat bagi warga lain yang juga membutuhkan bantuan,” ucap Ngeneng. (yfd/red)

 

Berita Terkait