Antisipasi Dampak Asap, Gubernur Keluarkan 9 Himbauan

PALANGKA RAYA – Dalam rangka mengantisipasi dampak asap yang belakangan ini terjadi di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran mengeluarkan himbauan kepada masyarakat di daerah ini, untuk senantiasa berhati-hati. Himbauan ini dikeluarkan Gubernur sehubungan dengan makin meningkatnya Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) Parameter PM10 > 101 µg/m³ akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di beberapa wilayah di Provinsi Kalteng.

Di samping itu, mengacu kepada Keputusan Menteri Lingkungan Hidup nomor KEP-45/MENLH/10/1997 tentang Indeks Standard Pencemar Udara berada pada katagori tidak sehat, yang bersifat merugikan manusia dan kelompok hewan yang sensitif, serta bisa menimbulkan kerusakan pada tumbuhan dan nilai estetika.

Himbauan Gubernur Kalteng ini terdiri dari sembilan poin, antara lain:

1. Dalam kondisi ISPU yang cukup tinggi diharapkan agar masyarakat dapat menjaga kesehatan.

2. Sedapat mungkin hindari atau kurangi aktivitas di luar rumah/gedung, terutama bagi mereka yang menderita penyakit jantung dan gangguan pernafasan, ibu hamil dan anak sekolah.

3. Jika terpaksa pergi ke luar rumah/ gedung maka sebaiknya menggunakan masker.

4. Minumlah air putih lebih banyak dan lebih sering.

5. Bagi yang telah mempunyai gangguan paru dan jantung sebelumnya, mintalah nasehat kepada dokter untuk perlindungan tambahan sesuai kondisi. Segera berobat ke dokter atau sarana pelayanan kesehatan terdekat bila mengalami kesulitan bernapas atau gangguan kesehatan lain.

6. Selalu lakukan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS), seperti makan bergizi, jangan merokok, istirahat yg cukup dan lain-lain.

7. Upayakan agar polusi di luar tidak masuk ke dalam rumah/sekolah/kantor dan ruang tertutup lainnya.

8. Penampungan air minum dan makanan harus terlindung baik.

9. Bahan makanan dan minuman yang dimasak perlu dimasak dengan baik dan higienis. Buah-buahan dicuci sebelum dikonsumsi.

Himbauan tersebut dikeluarkan Gubernur Kalteng, dengan harapan mendapat perhatian dari masyarakat luas di daerah ini.(mz/red)

Berita Terkait