Delapan Desa di Tasik Payawan Terisolasi

Banjir Lumpuhkan Aktifitas Ekonomi

Jalan Baun Bango terputus akibat terjangan banjir yang terjadi dalam beberapa hari belakangan ini.

KASONGAN – Bencana banjir yang melanda Kabupaten Katingan, semakin memberikan dampak negatif. Perekonomian masyarakat terutama di wilayah Kecamatan Tasik Payawan lumpuh total. Sedikitnya lima ribu kepala keluarga (KK) di wilayah itu tidak dapat melakukan aktifitas ekonomi hingga Selasa (11/6/2019).

Lumpuhnya perekonomian tersebut karena terputusnya prasarana infrastruktur jalan penghubung desa ke desa dan ke pusat Pemerintahan Kabupaten Katingan di Kota Kasongan. Meliputi delapan desa, Desa Petak Bahandang, Luwuk Kanan, Luwuk Kiri, Talingke, Tewang Tampang, Tumbang Panggo, Hyang Bana dan Handiwung

Delapan desa tersebut terisolasi. Titik jalan yang putus terutama di Jalan Baun Bango yanh merupakan satu-satunya akses transportasi darat menuju Kota Kasongan. Sepeda motor hanya dapat melewati jalur itu dengan menggunakan getek.

Namun, kendaraan roda empat tidak dapat melintas. Karena ketinggian air yang menggenangi badan jalan hampir mencapai satu meter. Kondisi di semua desa pun warga siaga untuk mengamankan barang-barang berharga.

“Semua desa di Tasik Payawan terdampak banjir. Kondisi jalan yang putus mengakibatkan masyarakat tidak dapat melakukan aktifitas transportasi, mobilisasi dan distribusi barang jasa,” ujar Pimanto via seluler, Senin (11/6/2019).

Karena situasi itu, sebut Pimanto, masyarakat tidak dapat melakukan usaha dan pekerjaan.

“Warga tidak dapat melakukan aktifitas seperti menyadap karet dan mengambil rotan yang menjadi profesi tumpuan warga untuk memenuhi kebutuhan dapur,” imbuhnya.

Meskipun belum ada warga yang mengungsi, namun kondisi itu sangat mengkhawatirkan. Karena wilayah Tasik Payawan jika terkena terjangan banjir akan berlangsung sangat lama. Bisa terjadi selama berbulan-bulan. Pasalnya, wilayah itu dengan Kecamatan Kamipang berada pada titik pertemuan air pasang laut dan arus sungai.

“Masyarakat sangat membutuhkan bantuan sembako, terutama beras untuk mengurangi beban mereka,” harapnya. (yfd/red)

Berita Terkait