Gunakan Medsos Secara Bijak

Ketua Pengadilan Tinggi Palangka Raya Dr H Syahrial Sidik SH MH menandatangani MoU tentang Pendidilan dan Pengajaran, disaksikan Rektor UPR Dr Andrie Elia SE MSi, Rabu (12/12).

PALANGKA RAYA – Pengadilan sekarang sudah menggunakan sistem elektronik. Semua informasi tentang pengadilan bisa diakses secara online. Termasuk jika masyarakat ingin mengetahui tentang tahapan penanganan suatu kasus maupun dalam hal tes pengadaan pegawai dan lainnya.

“Pengadilan kini sudah semakin terbuka dan berbagai informasi tentang pengadilan bisa dilihat secara online. Jadi dengan sistem sekarang, semuanya sudah terbuka,” jelas Kepala Pengadilan Tinggi (PT) Palangka Raya, Dr H Syahrial Sidik SH MH, dalam sambutannya pada acara Penandatanganan Naskah Kesepahaman (MoU) PT Palangka Raya dengan Universitas Palangka Raya (UPR) tentang Pendidikan dan Pengajaran, di aula Rektorat UPR, Rabu (12/12).

Dikatakan, sekarang di dunia maya ramai tentang hoax. Hal itu perlu kewaspadaan dan kehati-hatian semua pihak, untuk menyaringnya secara selektif. Perlu pula menyikapi persoalan tersebut yang disampaikan dalam media sosial (medsos). Sekaligus mengingatkan sistem dalam medsos tidak bisa hilang sampai kapanpun.

“Artinya, kalau kita masukkan sekarang, akan tetap ada di sistem ini. Bahkan pada 100 tahun mendatang masih ada, bisa dilihat atau dibaca oleh anak cucu kita,” terang Syahrial Sidik dalam acara yang dihadiri Rektor UPR Dr Andrie Elia SE MSi dan jajarannya.

Karena itu, dia mengingatkan semua pihak untuk menggunakan medsos secara bijak.

Syahrial Sidik juga berharap agar MoU antar PT Palangka Raya dan UPR bisa berkesinambungan dan membawa pengaruh positif bagi masyarakat. Pihaknya juga berusaha memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Sehingga masyarakat bisa lebih dekat dengan pengadilan.

MoU kedua lembaga ini dimaksudkan untuk mensinergikan potensi masing-masing pihak guna memperoleh hasil yang maksimal dalam kegiatan pendidikan dan pengajaran. Di samping itu, mewujudkan visi pengadilan untuk memberikan pelayanan keadilan yang berkeadilan bagi para pencari keadilan. Kemudian, menumbuhkembangkan serta menjaga harkat dan martabat serta wibawa pengadilan.(redaksi)

Berita Terkait