Kabut Asap di Palangka Raya Kian Pekat

Jam Belajar Mengajar Diundur

 

PALANGKA RAYA – Kondisi kabut asap yang semakin pekat di wilayah Kota Palangka Raya dan sekitarnya dalam beberapa hari belakangan ini, akhirnya membuat Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin kembali memundurkan jam masuk belajar mengajar khusus bagi sekolah Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di wilayah setempat.

Hal ini tertuang dalam Surat Edaran Wali Kota Palangka Raya nomor 420/935/870.Um-Peg/IX/2019, tanggal 10 September 2019. Dalam surat edaran tersebut, Wali Kota Palangka Raya menyatakan bahwa jam masuk sekolah diundurkan menjadi pukul 07.30 WIB tanpa ada pengurangan waktu jam belajar setiap pelajaran. Meniadakan kegiatan di luar ruang kelas seperti senam pagi, olahraga dan apel pagi. Diimbau agar semua siswa menggunakan masker pada saat beraktifitas, baik di dalam maupun di luar ruang kelas.

Diimbau kepada orang tua/wali siswa agar membekali makanan dan minuman untuk menjamin kesehatan anak.
Pengaturan ini berlaku selama kabut asap. Apabila sudah berhenti, maka proses belajar mengajar kembali seperti biasa.

Surat edaran Wali Kota Palangka Raya ini diterbitkan dengan memperhatikan kondisi kabut asap yang semakin pekat dengan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Kota Palangka Raya pada level tidak sehat. Pengaturan jam belajar mengajar ini dilakukan dengan harapan untuk mengurangi dampak asap dan debu terhadap kesehatan siswa.

Beberapa waktu sebelumnya, Wali Kota Palangka Raya juga pernah mengeluarkan edaran serupa, karena kondisi kabut asap yang kian pekat. Seiring berjalannya waktu dan turun hujan selama beberapa hari, kabut asap berkurang dan bahkan sempat hilang. Namun kini asap kembali menyelimuti sebagian besar wilayah Kota Palangka Raya. Sehingga Wali Kota kembali mengeluarkan edaran tentang pengaturan jam belajar mengajar di sekolah.(mz/red)

Berita Terkait