UPR Berencana Bangun Klinik Rawat Inap

Rektor Universitas Palangka Raya DR Andrie Elia Embang SE M.Si ketika meninjau bangunan Klinik Pratama, Selasa (11/12).

PALANGKA RAYA – Pasca meningkatkan status Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) menjadi Klinik Pratama, Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) DR Andrie Elia SE MSi merasa masih belum puas.

Untuk itu, Rektor yang baru dilantik 3 bulan lalu tersebut, berencana meningkatkan status Klinik Pratama menjadi Rawat Inap tahun 2019. Klinik tersebut direncanakan akan melayani pasien rawat inap.

“Tahun depan kami bangun klinik, terutama sarana, prasarana, dan sumber daya manusianya (SDM) seperti perawat maupun tenaga medisnya. Kami tingkatkan statusnya menjadi Klinik Rawat Inap UPR,” ungkap DR Andrie Elia SE MSi kepada uprjayaraya.com, Rabu (12/12).

Peningkatan status , memerlukan lokasi, dan bangunan yang lebih representatif. Rencananya Klinik Pratama Rawat Inap UPR dibangun dekat Fakultas Kedokteran.

“Jadi klinik dibangun tidak hanya melayani Civitas Akademika, tetapi masyarakat luas. Tujuannya ingin mendekatkan UPR dengan masyarakat di Bumi Tambun Bungai, serta peningkatan akreditasi Fakultas Kedokteran,” ujarnya.

Tidak menutup kemungkinan, lanjut Andrie, klinik menjadi cikal bakal pendirian Rumah Sakit Pendidikan UPR. Keberadaan rumah sakit, sangat membantu pengembangan ilmu pengetahuan Fakultas Kedokteran.

“Dengan adanya Klinik Pratama Rawat Inap UPR, sudah pasti mahasiswa kedokteran tidak perlu jauh untuk melaksanakan praktik, penelitian, dan lain-lain,” tegasnya.(redaksi)

Berita Terkait