UPR Beri Dukungan Komunitas PPL

Petricia, salah seorang sukarelawan Komunitas PPL (kemeja hijau), foto bersama Rektor UPR DR Andrie Elia SE MSi dan jajaran usai menerima bantuan sosial dari UPR untuk program Ruang Belajar Anak Kubung. 

PALANGKA RAYA – Sebagai universitas pertama, serta terbesar di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Universitas Palangka Raya (UPR) menunjukan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan dan lingkungan. Bentuk kepedulian itu, dapat dirasakan langsung Komunitas Peduli Pendidikan, dan Lingkungan (PPL).

Bantuan yang disalurkan berupa program Ruang Belajar Anak Kubung. Salah seorang sukarelawan Komunitas PPL, Petricia kepada uprjayaraya.com, Rabu (12/12), mengaku sangat terbantu dengab dukungan UPR. Apalagu UPR menjadi donatur terbesar dalam kegiatan sosial yang mereka lakukan.

“Kita senang menerima bingkisan dari UPR, dan sangat membantu program awal kami. Rencananya tahun depan, sudah mulai memprogramkan aksi sosial ke Desa Kubung, Kecamatan Delang, Kabupaten Lamandau bersama dengan teman-teman,” ucap Petricia.

Dijelaskan, program aksi sosial yang Komunitas PPL dilakukan sukarela. Program dilaksanakan beberapa teman yang peduli dengan pendidikan, dan lingkungan. Donasi yang diberikan UPR, sangat membantu program awal Komunitas PPL.

“Kami berharap, dengan apa yang diberikan bisa membantu kelancaran kegiatan. Memang kami baru memulai program di Desa Kubung. Tahun ini sudah ada asessment, dan rencana tahun depan mulai dengan anak-anak,” sebutnya.

Petricia mengungkapkan, dalam menjalan program sosial, pihaknya mendapatkan bantuan dari orang dekat, bahkan dari luar daerah. Namun, dukungan terbanyak baru didapat dari UPR.

Dalam menjalankan program sosial, Petricia dan kawan-kawan masih membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Selain buku tulis, Komunitas PPL perlu dana akomodasi dari Palangka Raya menuju ke Desa Kubung yang jaraknya cukup jauh.

“Apalagi di Desa Kubung kondisinya tidak ada sinyal internet atau listrik. Kami butuh tempat tinggal di rumah penduduk. Itu membutuhkan akomodasi. Kami berada di lokasi dua minggu, dengan harapan anak-anak ikut melaksanakan program lebih banyak,” tegas Petricia.

Petricia mewakili Komunitas PPL meminta donatur lain bisa melihat program sosial yang dilakukan. Tentu dengan membuka donasi untuk orang-orang yang ingin membantu. Karena komunitas berharap tidak hanya menjalankan program di Desa Kubung, tetapi bisa merambah desa lain.(redaksi)

Berita Terkait