BEM UPR Dipimpin Putra Seruyan

PALANGKA RAYA – Seorang putra terbaik Simpang Bangkal, Kecamatan Seruyan Raya, Kabupaten Seruyan, resmi memimpin Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Palangka Raya. Putra dari pedalaman bernama Karuna Mardiansyah, merupakan anak petani.

Ia mampu menunjukkan prestasinya di universitas terbesar, dan tertua di Bumi Tambun Bungai. Anak sulung pasangan Sumardi yang berprofesi sebagai petani, dan Sri Handiyah pemilik warung makan di Simpang Bangkal, menjabat Presiden BEM UPR periode 2018-2019.

Pria berusia 23 tahun itu lahir di Temanggung, 23 Juli 1995. Sebelum menjadi mahasiswa, Karuna kecil bersekolah di SDS Karisma, Desa Bahaur, Kecamatan Hanau, SMP 3 Bangkal, Kabupaten Seruyan, serta SMK Negeri 2 Sampit, Kotawaringin Timur.

Tak ingin larut dalam euporia kemenangan, Karuna, dan Wakil Presidennya Wawan Nopardo Andika Saputra, segera mengatur langkah bersama jajaran kabinetnya. Dengan harapan, seluruh mahasiswa, dan civitas akademika dapat bersinergi membangun UPR lebih baik, sebagaimana jargon Rektor Dr Andrie Elia SE MSi, yaitu UPR Jaya Raya.

“Kami akan menjalin komunikasi, dan koordinasi dengan BEM, Senat Fakultas, UKM, HMJ, serta HMPS. Tujuannya, mengawal nota kesepahaman yang telah ditandatangani dengan Rektor,” tukas Karuna.

Mahasiswa Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian, semester 9 itu berpendapat, masih banyak yang perlu dibenahi di lingkungan UPR. Di antaranya akreditasi, sarana, dan prasarana penunjang akademik, birokrasi kampus, serta lainnya.

Sebelum menjadi Presiden BEM UPR, Karuna mengawali sepak terjangnya di dunia perpolitikan kampus sebagai Kepala Distrik Advokasi Faperta BEM UPR 2016, Kadis Humas BEM Faperta UPR 2016, Staf Ahli Presnas 4 IBEMPI UPR 2016-2017, Sekretaris Kabinet BEM UPR 2017-2018, Sekretaris HIPMI PT UPR 2016-2018, serta Pengurus HMI Komisariat Faperta UPR 2018.(redaksi)

Berita Terkait