65 Mahasiswa Jurusan Kehutanan Magang di Perusahaan Kayu

Mahasiswa Jurusan Kehutanan Faperta UPR pada acara pelepasan magang ke perusahaan kayu, Jumat (27/9/2019).

 

PALANGKA RAYA – Sebanyak 65 orang mahasiswa Jurusan Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya (Faperta UPR), melaksanakan program Praktek Kerja Lapang (PKL) atau magang ke perusahaan kayu hutan alam dan Hutan Tanaman Industri (Hutan Tanaman Industri) yang berada di Provinsi Kalimantan Tengah.

Kegiatan magang ini merupakan salah satu kewajiban yang harus dilaksanakan oleh mahasiswa di Jurusan Kehutanan Faperta UPR, sebelum menyelesaikan studinya.

Pelepasan secara resmi puluhan mahasiswa tersebut dihadiri perwakilan IUPHHK (Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu) dan sejumlah pihak terkait lainnya.

Ketua Panitia Pelaksana Dr Fuad Fauzai mengatakan, kegiatan magang ini diikuti oleh 65 mahasiswa Jurusan Kehutatan yang sudah memenuhi syarat secara akademik mengikuti program magang.

“Mahasiswa ini dimagangkan di 11 IUPHHK dan HTI. Sebelum pelepasan magang ke perusahaan kayu, mahasiswa ini diberikan kuliah pembekalan untuk pemantapan bekal akademik,” kata Fuad, Jumat (27/9/2019).

Sementara itu, Ketua Jurusan Kehutanan Faperta UPR Dr Johanna Maria Rotinsulu mengatakan, magang merupakan salah satu kewajiban yang harus dilaksanakan oleh mahasiswa di Jurusan Kehutanan UPR, sebelum menyelesaikan studinya.

“SKS yang ditempuh sebesar 4, atau setara dengan waktu praktik di perusahaan kayu selama dua bulan. Tujuan kegiatan ini yaitu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dari bangku kuliah, serta mendapatkan ilmu kehutanan yang diperoleh dari lapangan. Mahasiswa bukan sebagai evaluator nantinya, tetapi magang ini sebagai media pembelajaran sebelum memasuki dunia kerja,” jelas Johanna Maria.

Di tempat sama, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalteng Ir Sri Siswanto MS yang diwakili Kabid Perencanaan Ir Agunf Catur MP mengatakan, tantangan kedepan bagi kehutanan sangat besar. Sehingga dibutuhkan sumber daya manusia (SDM) handal untuk menghadapinya.

Karena itu, lanjutnya, Perguruan Tinggi Negeri UPR melaksanakan kegiatan magang dalam rangka menyiapkan SDM yang handal dan berkualitas. Peserta kegiatan harus memperhatikan dan mentaati peraturan yagng ada di perusahaan tempatnya magang.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kesediaan pihak APHI yang sudah memfasilitasi. Sehingga bisa berperanserta bersama pihak perusahaan pada bidang pengembangan ilmu pengetahuan, salah satunya tempat pelaksanaan magang bagi mahasiswa Kehutanan UPR,” ujarnya.

Senada, Dekan Faperta UPR Ir Cakra Birawa MP, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Dinas Kehutanan Provinsi Kalteng dan APHI yang telah bersedia menyediakan tempat pelaksanaan magang bagi mahasiswa Kehutanan UPR ini.

Kepada mahasiswa, diingatkan, harus memperhatikan permasalahan kehutanan di lapangan pada saat magang. Hal itu sebagai bahan pembuatan Skripsi nantinya.

“Kegiatan magang ini merupakan peningkatan ketrampilan dalam bidang ilmu kehutanan yang didapat dari lapangan. Ilmu itu diharapkan menjadi modal bekerja ketika terjun ke masyarakat nantinya.(yfd/red)

Berita Terkait