Fakultas Teknik akan Terapkan Absensi Sidik Jari

Dekan Fakuktas Teknin Universitas Palangka Raya Ir Waluyo Nuswantoro MT

PALANGKA RAYA – Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya (FT UPR), kedepan akan menerapkan absensi sidik jari terhadap semua tenaga pengajar di kampus tersebut. Itu supaya dalam setiap hari kerja, dosen wajib datang minimal untuk absensi. Jadi, walaupun tidak ada jadwal mengajar, dosen bisa menyediakan waktu bagi mahasiswa untuk berkonsultasi.

“Ke depan kita akan gunakan absensi sidik jadi bagi dosen.
Sementara ini absensi sidik jari hanya diberlakukan untuk para staf, belum sampai ke dosen,” kata Ir Waluyo Nuswantoro MT, Dekan FT UPR saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (12/12).

Dia berharap, dosen jangan hanya datang ke kampus untuk mengajar saja dan setelah itu langsung pulang. Tetapi sediakan waktu untuk konsultasi mahasiswa. Sehingga bisa sharing informasi antar mahasiswa dengan dosen pembimbingnya.

“Itu sebagai salah satu upaya perbaikan. Paling tidak, dosen bisa menyediakan waktu seminggu sekali untuk mahasiswa melakukan konsultasi, agar tahu progressnya,” sebut Dekan.

Ditambahkan, jangan sampai mahasiswa sulit menjumpai dosen pembimbingnya. Karena bisa berakibat terbengkalainya proses perkuliahan mahasiswa.
“Keluhan mahasiswa akan kita dengar dan tindaklanjuti,” imbuhnya.

Di sisi lain dijelaskan Waluyo, FT UPR kini terdiri empat program studi (prodi) yakni Teknik Sipil, Teknik Arsitektur, Teknik Informatika dan Teknik Pertambangan. Sedangkan tenaga pengajar di kampus ini mencapai sebanyak 96 dosen.(redaksi)

Berita Terkait