Kelanjutan Tahapan Pilrek UPR

Senat Tetapkan Nomor Urut 13 Bakal Calon Rektor

Uprjayaraya.com
Palangka Raya,
Sebanyak 13 Bakal Calon Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) telah mencabut urutan nomor masing-masing dalam agenda rapat senat pada Senin (11/07/2022).

Kegiatan yang digelar di ruang pertemuan serba guna, lantai VI Gedung Kuliah Merah Putih UPR, dipimpin langsung oleh Ketua Senat Dr Andrie Elia yang juga Rektor UPR dihadiri 10 bakal calon, sementara tiga lainnya diwakilkan oleh panitia dalam pencabutan.

Ketua panitia penjaringan dan pemilihan calon rektor, Prof Jhoni Bungai saat dibincangi usai kegiatan menjelaskan, bahwa agenda rapat senat yang digelar telah terlaksana dengan baik dengan protokol kesehatan.

“Jadi hari ini Senat UPR telah menggelar sidang dengan beberapa agenda. Yakni menetapkan jadwal yang diperbaharui, kemudian senat menetapkan calon yang mendaftar dan semua lulus verifikasi, Senat telah menetapkan nomor peserta dengan sistem pencabutan masing-masing. Semua terlaksana dengan baik dengan lancar,” ucapnya pada Senin (11/07/2022).

Terkait adanya tiga bakal calon yang berhalangan hadir dalam pencabutan nomor urut, telah diwakilkan oleh pihak panitia.

“Ada tiga yang berhalangan hadir yakni Prof Dr Danes Jaya Negara MSi, Dr Ir Uras Tantulo MSi, dan Dr Indrawan Permana ST MA. Namun hal ini tidak masalah. Dalam pencabutan nomor urut mereka telah diwakilkan dan sah-sah saja. Jadi total keseluruhannya 13 bakal calon telah mencabut nomor urut,” ucapnya.

Dirinya juga menyampaikan, dari beberapa bakal calon tersebut, ada tiga kandidat yang juga menjabat wakil rektor yakni Prof Dr Sulmin Gumiri MSc, Dr Berkat SP MSi dan Prof Dr Salampak MS.

Dirinya menegaskan, meskipun ada tiga wakil rektor ikut mencalon, Prof Jhoni Bungai menegaskan, panitia akan tetap independen.

Daftar Calon Rektor Universitas Palangka Raya setelah dilakukan pencabutan nomor urut.

“Saya tegaskan, kita panitia independen seperti arahan Ketua Senat Dr Andrie Elia yakni, panitia dilarang mendukung dan ikut menjadi tim sukses salah satu calon, meskipun ada calon yang menjabat. Karena kita sudah sepakat, tujuan kita adalah membangun UPR kedepan dengan penuh semangat. UPR yang mampu berkarya daerah,negara dan dunia,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Senat yang juga Rektor UPR Dr Andrie Elia menyampaikan terima kasihnya kepada seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan penjaringan dan pemilihan rektor agar terlaksana dengan baik. Ia berharap, tidak ada pihak yang mencemari proses tersebut dengan isu negatif sehingga mencoreng nama baik UPR.

“Di era saat ini, tidak jaman lagi begitu. Saatnya kita tunjukkan kinerja dan prestasi yang baik. Dunia pendidikan harus berkembang baik dan bersih, karena kita adalah akademisi, guru besar dan dosen yang memiliki tanggung jawab untuk mencerdaskan generasi bangsa. Jangan berikan ajaran tidak baik yang menyebabkan perpecahan dan perselisihan,” tandasnya singkat. (Rul)

Berita Terkait