Pemerintah Pusat Minta Peran UPR Sukseskan Program Food Estate di Kalimantan Tengah

Rektor UPR Dr. Andrie Elia S.E., M.Si., saat mengikuti Rakor Percepatan Implementasi Food Estate di Kalteng secara virtual, yang dipimpin langsung Menko Marves RI Luhut Binsar Pandjaitan, Rabu (14/4/2021).

Uprjayaraya.com
Palangka Raya,
Dr. Andrie Elia, S.E.,M.Si Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) menjadi satu-satunya Rektor dari Perguruan Tinggi yang dilibatkan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) bersama kabinet Indonesia Maju dalam program mensukseskan Program Food Estate di Kalimantan Tengah.

Rakor yang digelar secara virtual beberapa hari lalu (Rabu 14/4/21) tersebut dipimpin langsung Menko Maritim dan Investasi RI Luhut Binsar Pandjaitan bersama sejumlah Menteri lainnya yakni Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI Basoeki Hadimoeljono, Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) RI Sofyan Djalil, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) RI Abdul Halim Iskandar, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI, serta dan beberapa institusi terkait lainnya dalam rangka Percepatan Implementasi Program Food Estate di Kalimantan Tengah.

“Saya sudah menyampaikan kesiapan civitas UPR dan beberapa hal saat Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Implementasi Program Food Estate di Kalteng, yang dilaksanakan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) RI,” tulisnya saat dikonfirmasi melalui pesan WA, Jumat (16/04/2021).

Dalam kegiatan itu, Menteri Luhut menginstruksikan kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk mengikut sertakan UPR secara langsung dalam program tersebut.

Secara khusus Pemerintah Pusat mengharapkan Gubernur dan Rektor UPR dapat bersinergis dalam program yang hadir di tengah Pandemi Covid-19 tersebut.

“UPR adalah kampus terbesar dan tertua di Kalteng, menjadi satu-satunya Perguruan Tinggi di Indonesia yang diundang dalam Rakor tersebut. Civitas UPR menyatakan siap, dengan sumber daya yang ada,” ujar Andrie Elia.

Seperti diketahui, pelibatan UPR dalam pengembangan food estate di Kalteng, karena dinilai memiliki sumber daya manusia (SDM) yang cukup untuk mendukung program tersebut. Di mana UPR dan kedepannya diharapkan dapat mencetak SDM yang unggul dan berdaya saing untuk mendukung program strategis nasional tersebut. (Tim)

Berita Terkait