Rektor UPR Harapkan Peserta ORDIK PPG Fokus Menjalankan Tugasnya

Uprjayaraya.com
Palangka Raya,
Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) Dr. Andrie Elia, S.E., M.Si memberikan sambutan dalam kegiatan Orientasi Pendidikan (ORDIK) Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan Angkatan II Tahun 2021 FKIP Universitas Palangka Raya, Senin 24 Mei 2021.

Saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Rektor UPR Dr. Andrie Elia menegaskan, kegiatan tersebut bertujuan agar mahasiswa PPG mengenal dan memahami sistem pembelajaran PPG (sistem daring), agar mahasiswa PPG mengetahui sistem dan mekanisme uji kompetensi Mahasiswa PPG (UKMPPG), dan agar mahasiswa dapat mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya untuk mengikuti perkuliahan dan uji kompetensi dalam PPG serta dapat melaksanakan tugas dan fungsinya dengan baik.

“Materi yang diberikan dalam kegiatan tersebut diantaranya adalah kebijakan pendidikan Profesi Guru (PPG) dalam jabatan tahun 2021, mekanisme pelaksanan PPG dalam jabatan tahun 2021 serta sistem perkuliahan daring PPG dalam jabatan berbasis learing management system (LSM),” tulisnya singkat.

Ditegaskannya bahwa kegiatan tesebut dilaksanakan dengan sistem perkuliahan daring sejak tanggal 25 sampai dengan 29 Mei 2021. Para peserta kegiatan tersebut adalah mahasiswa PPG dalam jabatan angkatan II Tahun 2021 dan pengelola inti PPG dalam jabatan tahun 2021.

“Jumlah mahasiswa PPG angkatan II adalah 198 orang dengan sebaran bidang studi diantaranya adalah Pendidikan Guru Sekolah Dasar dan Pendidikan ekonomi,” katanya.

Sebagai informasi, bahwa para peserta yang mengikuti PPG berasal dari berbagai wilayah yang ada di Indonesia yakni Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur. Dari Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, dan Gorontalo, dari Aceh, Lampung, Riau, Sumatera Utara, Kepulauan Bangka dari Jawa Tengah, Jawa Barat. Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur dan Papua Barat.

Andrie Elia berpesan agar para peserta fokus untuk menjalankan tugas dan fungsi nya sebagai pendidik, sekalipun di tengah-tengah pandemi Covid 19 pengembangan SDM Indonesia ada ditangan kaum pendidik maka para pendidik harus mampu mentransformasi kan ilmu pengetahuan nya kepada para peserta didik dengan memanfaatkan teknologi.

“Karena saat ini kita ditantang untuk meningkatkan pembangunan SDM dengan selaras dengan kemajuan teknologi industri dan harus berdampingan dengan pandemi covid-19. Terkhusus kepada tenaga pendidik atau guru memiliki tanggung jawab dalam menciptakan generasi penerus pembangunan yang handal. Oleh itu saya harapkan agar peserta fokus dalam mengikuti kegiatan tesebut,” tutupnya (Rul)

Berita Terkait