SDGs Sarana UPR Kembangkan Diri

Rektor Universitas Palangka Raya DR Andrie Elia Embang SE MSi.

PALANGKA RAYA – Masuknya Universitas Palangka Raya (UPR) dalam jaringan universitas Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs), menjadi sebuah kebanggaan. Apalagi jaringan tersebut, menjadi bagian pembangunan nasional.

Jaringan tersebut, berada dibawah koordinasi United Nations Development Programme (UNDP) yang bekerjasama dengan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kemen PPN/Bappenas), serta Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti).

Rektor UPR DR Andrie Elia Embang SE MSi mengungkapkan, pelibatan akademisi dalam SDGs, menjadi sebuah kebanggaan. Hal tersebut, menjadi sarana bagi UPR untuk mampu mengembangkan perguruan tinggi.

“Kita harus terlibat aktif. Itu sarana, untuk mengembangkan perguruan tinggi tertua di Kalteng. Apalagi jaringannya mencakup 50 PTN wilayah barat, dan tengah, serta 193 negara anggota PBB,” tegas Andrie melalui aplikasi whatsapp, Senin (21/01/2019).

Dijelaskan Andrie, UPR akan menjadi pusat pengembangan SDGs. Sejumlah akademisi di UPR, akan terlibat. Hal itu merupakan kesempatan bagi civitas akademika, menyumbangkan pemikiran, ide, gagasan, serta rencana, untuk pembangunan nasional.

Kesempatan itu, jelasnya, tentu akan membawa UPR menjadi perguruan tinggi berdaya saing. Kemampuan civitas akademika UPR, menjadi perhatian nasional, bahkan internasional. Tentu UPR akan menambah jaringan baru, untuk menjadikan perguruan tinggi Jaya Raya.

“Kita punya kesempatan bagus, memperluas jaringan. Itu untuk pengembangan UPR berdaya saing, menuju Jaya Raya. Saya ingin masuknya UPR dalam jaringan SDGs, bisa memberikan manfaat yang baik,” tegas Andrie.(redaksi)

Berita Terkait