Tantangan PTN ditengah Pandemi Semakin Tinggi

Tiga Isu Penting dalam Pendidikan Tatap Muka

Uprjayaraya.com
Palangka Raya,
Belum lama ini Universitas Palangka Raya (UPR) bersama Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) melaksanakan audiensi dengan Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo bertempat di Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, di Kota Solo Senin 13 September 2021. Setelah itu MRPTNI juga menggelar rapat kordinasi dengan Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim.

“Dalam pertemuan tersebut dibahas tiga isu penting yakni tentang pelaksanaan Pendidikan tatap muka, vaksinasi di perguruan tinggi dan sekolah serta peran perguruan tinggi dalam upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19.

“Tiga isu penting juga menjadi tantangan tersendiri bagi perguruan tinggi, khususnya UPR,” tulis Rektor UPR Dr. Andrie Elia SE., M.Si saat dibincangi melalui pesan WA pada Selasa (14/09/2021).

Ditegaskannya bahwa UPR berkomitmen senantiasa mendukung berbagai program serta kebijakan yang di keluarkan oleh pemerintah demi kemaslahatan rakyat Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut, ungkapnya, Presiden dan juga Menteri menyampaikan terkait upaya vaksinasi PTN dalam persiapan perkuliahan tatap muka dengan protokol kesehatan.

Dijelaskannya bahwa UPR masih melaksanakan perkuliahan dan belum melakukan kuliah tatap muka. Hal ini dikarenakan vaksinasi kepada seluruh civitas UPR yang masih belum terealisasi.

“Saat ini vaksinasi di UPR belum secara menyeluruh. Baru beberapa persen yang sudah terdata telah divaksin. Namun kita akan terus melakukan pendataan dan kordinasi dengan pihak pemerintah agar proses vaksinasi, khususnya untuk civitas UPR terealisasi sepenuhnya,” ucapnya.

Andrie Elia menambahkan bahwa dalam kegiatan yang menghadirkan ratusan perguruan tinggi baik secara langsung dan online tersebut, memang sudah ada beberapa pergurun tinggi menyatakan siap untuk melaksanakan perkuliahan tatap muka.

“Ada beberapa perguruan tinggi sudah selesai melakukan vaksinasi dosis pertama dan persiapaan ke dosis kedua. Namun ada juga yang belum selesai semuanya. Oleh karena itu, kita menunggu bagaimana langkah pemerintah menyikapi ini,” ucapnya.

Namun ia kembali menegaskan, walaupun proses perkuliahan di UPR belum bisa tatap muka ditengah pandemi Covid-19, namun UPR tetap menjalankan fungsinya. Bahkan telah menyampaikan instruksi kepada dosen untuk lebih kreatif dalam melaksanakan kuliah online.

Andrie Elia juga menyampaikan, bahwa saat ini PTN diinstruksikan agar turut berperan dalam penanganan Covid-19. Seperti peran memberikan edukasi kepada masyarakat, melakukan riset vaksin, penelitian terkait vaksin, bahkan bagi mahasiswa yang memiliki bidang ilmu teknik, dalam pembuatan ventilator dan lain-lain. (Rul)

Berita Terkait