Bawaslu Kawal Tahapan Kampanye Pemilu

PALANGKA RAYA – Dalam menghadapi potensi kerawanan pada Pemilihan Umum (Pemilu), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kalteng mulai 24 Maret sampai 13 April 2019 akan mengawal tahapan kampanye rapat umum dan kampanye media cetak maupun media elektronik. Khusus untuk kampanye di media, pemasangan iklan bagi calon anggota DPD RI akan difasilitasi KPU Kalteng, sedangkan DPR ataupun partai politik (parpol) akan difasilitasi KPU RI.

“Untuk kerawanan yang kita petakan adalah di hari tenang dari 14 April sampai 16 April 2019, atau pada saat distribusi formulir C6 oleh TPS yang selalu dipantau Bawaslu,” jelas Koordinator Divisi Pengawasan, Bawaslu Kalteng Siti Wahidah di Palangka Raya, kemarin.

Pemantauan itu, dilakukan untuk mengantisipasi penyalahgunaan formulir C6. Di mana ada kemungkinan dalam pemberian formulir C6 dimanfaatkan oknum tidak bertanggungjawab untuk memberikan uang kepada pemilih. Bawaslu juga berharap agar C6 yang “tidak bertuan”, betul-betul dikembalikan kepada PPS pada 16 April 2019.

Siti Wahidah juga meminta kepada seluruh pengawas se-Kalteng untuk melelakukan pengawasan intensif 3×24 jam masa tenang pemilu. Hal ini penting dilakukan, untuk menghindari adanya pelanggaran-pelanggaran pemilu, seperti “serangan fajar”, penyalahgunaan C6, kampanye diam-diam dan lain-lain.

Kemudian, Bawaslu Kalteng juga telah memetakan kondisi geografis beberapa daerah di setiap kabupaten/kota, khususnya daerah yang sulit dijangkau atau blankspot. Selanjutnya, memastikan distribusi logistik ke daerah yang ekstrem, agar betul-betul melakukan persiapan secara matang.

“Kami juga menyarankan semua pengawas untuk melakukan pengawasan yang ketat pada saat proses pungut dan hitung surat suara. Itu dilakukan, untuk menghindari adanya manipulasi suara atau manipulasi nilai yang sudah dihasilkan pada saat penghitungan suara,” pungkas Siti Wahidah. (il/red)

Berita Terkait