Disdukcapil Katingan Wujudkan Inovasi Pelayanan Publik Kreatif

Kepala Disdukcapil Katingan, Bambang Harianto saat meninjau pelayanan stafnya kepada warga yang mengurus dokumen kependudukan, Jumat (5/7/2019).

KASONGAN – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Katingan melakukan gebrakan inovasi kreatif. Dalam memberikan pelayanan dokumen kependudukan kepada publik, instansi yang dipimpin Bambang Harianto itu menyediakan fasilitas layanan bak kelas eksekutif.

Ruang pelayanan begitu luas, hingga dapat menampung hampir seratus warga yang mengurus dokumen kependudukan. Kursi ditata rapi dan dipastikan tidak ada warga yang harus berdiri selama berurusan.

Ruangan berudara sejuk dan terdapat tujuh loket. Masing-masing loket melayani pelayanan dokumen kependudukan yang berbeda-beda. Seperti Kartu Keluarga, KTP elektronik, Akta Kelahiran, Akta Kematian dan tempat pengambilan berkas. Setiap warga yang masuk diberikan nomor antrian.

Uniknya lagi, warga akan merasakan nuansa alam. Sebab, di tengah ruang pelayanan berjarak beberapa meter, tepat didepan pintu masuk terdapat sebuah air mancur mini. Bahkan, cat ruangan berwarna hijau untuk mengentalkan kesan lingkungan natural.

Beralih ke bagian halaman kantor pelayanan. Di depan kantor terdapat sebuah taman bermain, yang khusus diperuntukkan bagi anak-anak. Ada kursi goyang, seluncuran dan perangkat bermain lainnya.

Bambang Harianto mengatakan, inovasi tersebut diciptakan sebagai bentuk perhatian khusus kepada warga yang mengurus dokumen kependudukan. Inisiasi itu dilakukan dia setelah mengamati kondisi warga yang sering stres saat berurusan.

“Saat menunggu antrian warga tampak stres dan cenderung emosional. Apalagi jika ada yang pengurusan dokumennya terhambat, karena kurang lengkap syarat. Hal ini menjadi perhatian kita, sehingga dibuatlah tempat pelayanan ini semaksimal mungkin dapat meredam suasana tegang dan stres,” kata Bambang Harianto, di Kasongan, Jumat (5/7/2019).

Adanya air mancur mini dan kolaborasi warna hijau dominan dalam ruangan, jelas dia, merupakan ide yang didapatnya dari seorang dokter bedah. Karena saat melihat warna hijau, akan dapat mengurangi tekanan stres seseorang.

“Sedangkan taman bermain ini agar warga yang membawa anak, dapat fokus mengikuti proses kepengurusan. Karena anak mereka bisa lengah bermain di taman,” lugas dia.

Tak hanya itu, fasilitas lain yang disediakan berupa WC umum, Mushola, ruang khusus tempat ibu menyusui dan perangkat pelayanan khusus untuk warga yang menyandang disabilitas. “Saat ini kita sedang dalam proses pembuatan WC untuk penyandang disabilitas, untuk posisi duduk dan berdiri,” imbuhnya.

Keefektifan kreasi pelayanan tersebut bak magnet, yang menarik keingintahuan dari jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Tengah untuk belajar. Ada sejumlah daerah yang berkunjung untuk menggali ilmu kepada pihak Disdukcapil setempat.

“Pelayanan seperti ini sudah kami terapkan sejak 2017 lalu, Kabupaten tetangga yang sudah berkunjung untuk melihat seperti Kapuas, Pulang Pisau dan Lamandau, Kotawaringin Timur serta Kota Palangka Raya,” demikian mantan Kepala Kesbangpol Katingan ini.

Inovasi yang telah diterapkan Disdukcapil Katingan tersebut mendapat apresiasi tinggi masyarakat. Bahkan, sampai mencuat analogi jika ingin melihat bandara, cukup berkunjung ke Kantor Disdukcapil Katingan di Kota Kasongan.

“Beberapa waktu lalu saya mengurus perubahan kartu keluarga. Sangat mudah dan cepat dan pelayanannya yang diberikan sangat baik,” ujar Nian warga Tumbang Samba.(yfd/red)

Berita Terkait