Bawaslu Diminta Membina Mahasiswa UPR

Rektor Universitas Palangka Raya DR Andrie Elia Embang SE MSi menyerahkan naskah nota kesepahaman kepada Ketua Bawaslu Kota Palangka Raya Endrawati SH MHum, dalam penandatangan MoU di ruang rapat rektorat, Rabu (12/12).

PALANGKA RAYA – Badan Pengawas Pemilu (Bawslu) Kota Palangka Raya diminta untuk rajin turun ke Universitas Palangka Raya. Hal itu untuk melakukan pembinaan kepada mahasiswa, dosen, guru besar, dan seluruh jajaran UPR dalam persoalan pelaksanaan Pemilu.

“Kami minta Bawaslu bisa membina, terkait pelaksanaan Pemilu,” Rektor UPR DR Andrie Elia Embang SE MSi, ketika melakukan penandatangan nota kesepahaman dengan Bawaslu Palangka Raya, Rabu (12/12).

MoU untuk saling menunjang kelancaran pelaksanaan tugas pengabdian kepada masyarakat, dan negara. Hal itu untuk memberikan pengertian soal pelaksanaan Pemilu, sehingga tidak ada persoalan hukum terkait pemilu.

Menurut Andrie, ada persoalan hukum yang menyangkut Pemilu. Itu menimpa mahasiswa UPR. Sangat disayangkan, karena yang tertimpa persoalam mahasiswa tingkat akhir. Harusnya bisa diselamatkan. Karena mahasiswa merupakan generasi penerus bangsa.

“Mahasiswa punya masa depan. Disayangkan karena ketidaktahuan soal Pemilu, akhirnya berurusan dengan hukum. Saya minta Bawaslu lebih sering turun ke UPR untuk memberikan pemahaman kepada Civitas Akademeka,” tegas Andrie.

Diakui Andrie, memang kalangan akademisi banyak yang bergelar profesor, doktor, sarjana, atau lainnya. Tapi sayang, pemahaman soal pemilu masih minim. Karena itu, perlu bimbingan dari Bawaslu. Pengalaman persoalan hukum yang menyangkut mahasiwa, jangan sampai terulang. Itu lah pentingnya pembinaan dari Bawaslu.(redaksi)

Berita Terkait