Pelayanan Korban Kabut Asap Tanpa Dipungut Biaya

dr Yayuk Indriati Sp KGA

PALANGKA RAYA – Kepala RSUD dr Doris Sylvanus, dr Yayuk Indriati Sp KGA mengungkapkan, penanganan pasien terdampak kabut asap di RSUD dr Doris Sylvanus Kota Palangka Raya, telah dilakukan dari sejak awal terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalteng.

“Jumlah kasus ISPA dan gangguan pernafasan lainnya (Asma, PPOK, Bronkhitis, Pneumonia), pada bulan Agustus sebanyak 229 orang, dan pada bulan September hingga tanggal 19 September 2019, pukul 14.00 WIB, berjumlah 574 orang,” papar dr Yayuk, akhir pekan kemarin.

Dalam jumpa pers yang digelar di Media Center Pos Komando Penanganan Tanggap Darurat Karhutla Provinsi Kalteng Tahun 2019 di lingkup Kantor Gubernur Kalteng ini, dr Yayuk menjelaskan, masyarakat yang dilayani melalui Instalasi Gawat Darurat (IGD) sebanyak 218 orang, dan di Rumah Oksigen sebanyak 356 orang. Khusus pelayanan Rumah Oksigen RSUD dr Doris Sylvanus, dibuka sejak tanggal 13 Agustus 2019 bertempat di Gedung IKR lantai 1, dengan kapasitas 14 tempat tidur. Semua itu gratis atau tidak dipungut biaya sepeserpun.

“Waktu layanan buka 24 jam. Selain itu, RSUD dr Doris Sylvanus juga menyiapkan rumah singgah atau rumah tampung, jika terjadi bencana yang mengakibatkan masyarakat terkepung kabut asap,” ungkapnya.

Pihaknya, menurut dr Yayuk, juga bekerja sama dengan Dinas Sosial (Dinsos) Kalteng dan lintas SOPD terkait. Tempatnya berada di Gedung IKR lantai 2, dan Gedung MCU Lantai 1 RSUD Doris Sylvanus, dengan kapasitas daya tampung 100 orang.

Jumpa pers ini dihadiri Kepala Diskominfo, Persandian dan Statistik Provinsi Kalteng Ir Herson B Aden MSi, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng dr Suyuti Syamsul, dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng Dr Slamet Winaryo MPd.(mz/red)

 

Berita Terkait