Pemindahan Ibu Kota Gunakan Skema Tidak Bebani APBN

Presiden Joko Widodo ketika berbicara soal pemindahan ibu kota di hadapan Kepala Lembaga Negara, Senin (6/5/2019).

JAKARTA – Rencana pemindahan Ibu Kota Pemerintahan Indonesia yang kini santer dibicarakan, diharapkan tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). 

Hal tersebut diungkapkan Presiden Joko Widodo saat acara Buka Puasa Bersama kepala lembaga negara, di Istana Negara, Jakarta, Senin (6/5/2019).

Dalam pertemuan tersebut, Kepala Negara memberikan penekanan kepada jajarannya agar rencana pemindahan ibu kota sebisa mungkin dilakukan dengan tidak membebani APBN.

“Akan kita cari sebuah skema khusus. Sehingga nantinya ibu kotanya jadi, tetapi APBN tidak terbebani,” tegas Presiden.

Terkait dengan anggaran yang dibutuhkan untuk membangun ibu kota baru, dia juga menyampaikan jika pemerintah memiliki kesanggupan untuk menyediakan anggaran yang dibutuhkan.

Bahkan, Presiden telah berkomunikasi dengan Menteri Keuangan dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat soal anggaran tersebut.

“Kemarin Menteri Keuangan sudah menyampaikan, kalau angkanya seperti itu tidak ada masalah. Asal tidak dikerjakan satu tahun. Artinya, anggaran kita juga siap untuk menjalankan keputusan ini,” tutup Presiden Joko Widodo. (il/red/Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media, Sekretariat Presiden)

Berita Terkait